Informasi Unik dan Menarik

Responsive Ads Here

Rabu, 22 November 2017

Inilah 3 Pola Pikir yang Dapat Dicontoh dari Generasi Millennial

Inilah 3 Pola Pikir yang Dapat Dicontoh dari Generasi Millennial

Generation Y atau yang biasa disebut millennial adalah generasi kaum muda yang lahir sekitar tahun 1980 hingga 2000. Millennial sendiri sering dikategorikan sebagai kelompok orang-orang kreatif yang memiliki pola pikir berbeda dengan generasi-generasi pendahulunya. Dikenal sebagai generasi yang gemar berkreasi dan bereksplorasi, inilah tiga pola pikir utama yang umum lekat pada diri seorang millennial:

1. Memiliki ambisi yang besar

Menurut studi yang dilakukan oleh Universitas Bentley, persepsi mengenai millennial yang apatis terhadap lingkungannya dan mengutamakan kepentingan diri sendiri merupakan pandangan yang keliru. Justru sebaliknya, millennial berfokus untuk memberikan kinerja terbaik bagi dirinya sendiri maupun lingkungannya. Mereka sangat terbuka terhadap tantangan baru yang dirasa dapat mendorong pengembangan dirinya. Selain itu, seorang millennial tidak cepat merasa bangga dengan pencapaiannya dan akan terus mencari cara-cara baru untuk mengasah kemampuannya serta memberikan sumbangsih lebih bagi lingkungannya.

2. Berpikir kritis dan inovatif

Seorang millennial tidak mudah puas hanya mengikuti aturan dan norma yang telah ditentukan jika dirasa tidak tepat atau kurang efisien. Hal ini tersalurkan melalui perilakunya yang selalu berusaha mencari solusi efektif dalam memecahkan masalah. Tidak hanya itu, kolaborasi yang positif bersama rekan dan kualitas hasil juga menjadi prioritas seorang millennial dalam melakukan suatu pekerjaan.

3. Mengejar passion dan berani mengambil risiko

Lain halnya dengan para pendahulunya, yaitu Generation X dan baby boomers yang mengutamakan kompensasi finansial dalam berkarir, millennial lebih menyukai pekerjaan yang sesuai dengan kepribadian serta passion mereka. Karena sifatnya yang eksploratif dan kreatif, seorang millennial merasa lebih menemukan kepuasan pada hal-hal yang memberikan imbalan secara intrinsik. Kebosanan dalam melakukan rutinitas dan kerja kantoran merupakan karakteristik yang umum ditemukan pada diri seorang millennial. Meskipun memahami dengan baik adanya risiko secara finansial dalam mengejar passion, mereka cenderung tidak gentar dengan hal tersebut dan tetap berusaha mewujudkan mimpinya.

Mengingat tiga pola pikir di atas, wajar saja jika millennial sering dianggap sebagai generasi yang kerap mendobrak batasan secara kreatif, namun positif. Berbagai inovasi produk, jasa, karya seni, atau bahkan tempat-tempat unik yang mulai bermunculan beberapa tahun belakangan merupakan hasil dari aktualisasi diri generasi millennial. Namun, tentunya kreativitas serta ambisi mereka tidak berhenti di situ. Fenomena ini merupakan sebuah permulaan munculnya gelombang generasi muda yang aktif berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar